Untuk orang indonesiaaaaaa!!!
Cerita cinta maniiiiiiiiiiissss......

BUKU TABUNGAN

Priya menikah dengan Hitesh.
Pada pesta pernikahan, ibu Priya memberinya
sebuah buku tabungan.
Di dalamnya berisi tabungan sejumlah Rs..1000
(Rp 246.000).
Dia berkata,
"Priya, terimalah buku tabungan ini.
Gunakan sebagai buku catatan dari kehidupan pernikahanmu. Jika ada satu peristiwa bahagia
atau yang bisa dikenang, masukkan sejumlah
uang tabungan di dalamnya. Tulis kejadian
yang kamu alami di baris catatan yang ada
di sampingnya. Semakin besar kenangan
terhadap peristiwa itu, masukkan uang
tabungan yang lebih besar. Ibu sudah
melakukan di awal pernikahanmu ini..
Lakukan selanjutnya bersama Hitesh.
Saat kamu melihat kembali tahun-tahun yang
telah berlalu, kamu akan mengetahui betapa
bahagianya kehidupan pernikahan yang
kamu miliki."

Priya memberitahukan hal ini kepada Hitesh
setelah pesta usai.
Mereka berdua setuju bahwa ini adalah ide
yang sangat bagus dan mereka tidak sabar
menanti saatnya untuk memasukkan tambahan
uang tabungan ke dalam buku itu.

Ini yang mereka lakukan setelah beberapa
waktu :
- 7 Februari : Rs 100 (Rp 24.600),
perayaan ultah pertama untuk Hitesh setelah
menikah.
- 1 Maret : Rs 300 (Rp 73.800),
gaji Priya naik
- 20 Maret : Rs 200 (Rp 49.200),
berlibur ke Bali
- 15 April : Rs 2.000 (Rp 492.000),
Priya hamil
- 1 Juni ; Rs 1,000 (Rp 246.000),
Hitesh dipromosikan ... dan seterusnya ...

Akan tetapi setelah beberapa tahun berlalu,
mereka mulai beradu pendapat dan bertengkar
untuk hal-hal yang sepele.
Mereka saling diam.
Mereka menyesal telah menikahi orang yang
paling buruk di dunia ... tidak ada lagi
cinta ... sesuatu yang sangat tipikal
di masa ini.

Suatu hari Priya berkata pada ibunya,
"Ibu, kami tidak bisa bertahan lagi.
Kami setuju untuk bercerai. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya telah memutuskan
menikah dengan orang ini !"

Ibunya menjawab,
"Baiklah, apa pun yang kamu ingin kerjakan
kalau sudah tidak bisa bertahan.
Tetapi sebelum kamu melangkah lebih jauh,
tolong lakukan hal ini. Ingat buku tabungan
yang ibu berikan saat pesta pernikahan
kalian? Ambil semua uangnya dan belanjakan
sampai habis. Kamu tidak bisa terus menyimpan
catatan di buku tabungan itu untuk sebuah
pernikahan yang buruk."

Priya berpikir bahwa itu benar. Jadi dia
pergi ke bank, menunggu di antrian dan
berencana menutup buku tabungan itu.
Ketika menunggu, dia melihat catatan yang
ada di buku tabungan di tangannya.
Dia melihat, melihat, dan melihat.
Kemudian ingatan akan semua kebahagiaan dan
sukacita di masa-masa yang telah lewat muncul
kembali di pikirannya.
Air mata menggenang dan berurai di pipinya.
Kemudian dia bergegas meninggalkan bank
dan pulang.

Ketika sampai di rumah, Priya memberikan
buku tabungan itu pada Hitesh, dan memintanya
untuk memasukkan sejumlah uang ke tabungan
itu sebelum mereka bercerai.

Hari esoknya, Hitesh mengembalikan buku
tabungan itu pada Priya.
Dia menemukan tambahan tabungan sebesar
Rs 5000 (Rp 1.230.000) dengan catatan
di dalam buku tabungan:
'Ini adalah hari dimana saya menyadari betapa
saya mencintaimu sepanjang tahun-tahun yang
telah kita lewati. Betapa besar kebahagiaan
telah kamu bawa untukku."
Mereka berdua berpelukan dan menangis,
dan meletakkan buku tabungan itu kembali
di tempat semula.

Anda tahu berapa uang yang terkumpul saat
mereka pensiun?
Saya tidak bertanya pada mereka.
Saya percaya uang bukan masalah lagi setelah
mereka berhasil melalui tahun-tahun yang
indah di sepanjang kehidupan pernikahan mereka.

* * * * *

"Saat engkau jatuh, jangan melihat tempat
di mana kamu jatuh, tetapi lihatlah tempat
di mana kamu mulanya tergelincir. "

= Hidup adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan =

5 comentarios :

yendoel dijo... 27 de abril de 2009, 3:34

mengharukan pak!
jadi pengen juga punya buku tabungan seperti itu. =)

Montoyica dijo... 27 de abril de 2009, 16:12

no entiendo ná.. me imagino q será una cancion o una poesia de indonesia, jeje

aida dijo... 27 de abril de 2009, 16:28

Bagus sekali ceritanya

Marga dijo... 29 de abril de 2009, 11:47

Hola Gildo!!!
Gracias por tus comentarios
en mi blog, hoy poco puedo
opinar, pues no lo no comprendo,
pero como ya veo que eres
internacional, eso es muy
interesante, enhorabuena.
____Un beso.

Lily dijo... 30 de abril de 2009, 7:57

Salam dari Tangerang...hehehe.

Cerita cintanya menarik sekali pak...kisah nyata apa cuma karangan saja???..

 
Indonesia o así © 2008. Todos los derechos reservados. Powered by Blogger
Top